Welcome To My Brain and All Its Contents
Dear fckin Tiff... When I first saw you, I have fallen in love with you. Perhaps, this feeling is too fast and sometimes makes you strange, but I believe with all my love to you. I want you to be the owner of my heart. I want you being my life companion. I have a very great love. This is my biggest source of joy and happiness that I want to share with you. I can forget everything because I love you so much. Kisshit,haha
Sabtu, 18 Juni 2016
Selasa, 03 November 2015
Ceritanya Cerpen-Part 1
FAKERS GONNA FAKE!
Sebuah pencitraan semata,membuka lembar demi lembar omong kosong belaka.Suatu kegiatan yang diawali dengan sebuah susunan dan rangkaian kata-kata palsu tak bermakna.Menghipnotis kaum awam,demi sebuah popularitas.
Benar demikian,dunia ini terpandang sebelah mata.Dimana hukum karma maupun rimba berlaku di dalamnya tanpa adanya suatu syarat.
Ya begitulah anak muda jaman sekarang,mereka konyol demi sebuah popularitas yang kekinian.Susah ya jadi anak jaman sekarang yang banyak tingkahnya,ada yang sok artis,sok pamer dan semua itu dilakukan demi mencapai popularitas walaupun hanya sebatas ekspektasi.Haha dasar fakers!
Biasa aja lah hidup normal sewajarnya,boleh sih ngikutin trend jaman tapi dengan konsumsi batas normal jangan over.
Salam Sayang
DUNIA
Rabu, 17 Juni 2015
Yahudi dalam al-Qur'an: Sebuah Pengantar
Dewasa ini
sering tampak seakan-akan hubungan antara Muslim dengan Yahudi
didominasi oleh fanatisme, intoleransi, bahkan permusuhan yang sejati.
Banyak yang menyatakan bahwa permusuhan Muslim terhadap Yahudi merupakan
ajaran al-Qur?an itu sendiri. Bagaimana al-Qur?an menggambarkan Yahudi?
Benarkah secara inheren ia memang memusuhi Yahudi? Benarkah Yahudi
digambarkan sebagai kera dan babi? Jawaban yang sederhana atas
pertanyaan yang terakhir adalah tidak. Al-Quran tidak pernah menyatakan
Yahudi sebagai kera dan babi. Nanti kita akan melihat lebih jauh
persoalan ini. Namun sebelum itu, mari lebih dulu kita melihat secara
luas gambaran menyeluruh tentang Yahudi dalam al-Qur?an. Tulisan berikut
ini secara keseluruhan menyoroti al-Qur?an dan dimaksudkan sebagai
sebuah pengantar. Selain oleh al-Quran, pandangan kaum Muslim juga
dibentuk oleh Hadis serta tafsir yang sudah berlangsung berabad-abad.
Tulisan-tulisan yang akan datang akan menyoroti sumber-sumber semacam
ini serta berbagai persoalannya. p>
Ada sekitar 60 ayat dalam al-Qur?an yang berbicara secara langsung mengenai atau terhadap Yahudi. Dua pertiga di antaranya itu menggunakan istilah ?Bani Israel? (Anak-anak Israel), lainnya menggunakan istilah ?Yahudi? atau ?mereka yang diberi petunjuk.? Selain ayat-ayat yang secara khusus berbicara tentang Yahudi, al-Qur?an juga bicara tentang Ahli Kitab dan ?mereka yang diberi Kitab.? Ayat-ayat ini secara umum dipahami sebagai merujuk kepada Kristen dan Yahudi, yaitu mereka yang menerima kitab suci sebelum al-Qur?an. Al-Qur?an juga menyebut Taurat belasan kali, serta Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud. Selain berbagai macam ayat yang berbicara kepada atau tentang Yahudi, surat ke-17 al-Qur?an diberi judul ?Bani Israel.?.?
Untuk lebih memahami gambaran al-Qur?an tentang Yahudi, adalah penting mengerti gambaran al-Qur?an tentang agama itu sendiri. Agama yang benar, menurut al-Qur?an, adalah tunduk kepada Tuhan (arti harfiah islam dalam bahasa Arab). Siapa saja yang tunduk kepada Tuhan, dalam definisi harfiah ini, adalah muslim. Jadi, islam, dalam makna generic atau arti harfiahnya adalah agama semua nabi dan rasul sejak Nuh hingga Ibrahim, Musa, Yesus, dan Muhammad (lihat Quran 10:71-72, 84; 2:128-131; 5:110-111). Jadi ada perbedaan antara istilah muslim sebagai makna generic yang merujuk kepada seseorang yang tunduk kepada Allah, dengan kata benda Muslim, yang merujuk kepada para pengikut agama yang dibawa Muhammad pada abad ketujuh. Apakah seseorang perlu menjadi Muslim untuk menjadi muslim? Haruskah seorang Yahudi yang mengakui Muhammad sebagai Rasul dan al-Qur?an sebagai kitab suci beralih memeluk Islam? Jawaban yang mungkin muncul dari sudut pandang al-Qur?an sendiri adalah: tidak.
Semua nabi sebelum Muhammad, menurut al-Qur?an, adalah muslim, begitu juga mereka yang mengimani dan mengikuti mereka. Bani Israel menikmati kedudukan yang istimewa, ?Wahai Bani Israel, ingatlah akan nikmat yang Aku berikan kepadamu, dan Aku meninggikan kamu di antara semua makhluk.? [يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُوا نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَنِّي فَضَّلْتُكُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ] (Qur'an, 2: 47; 2: 122)]. Al-Qur?an membicarakan nikmat dan perjanjian Tuhan dengan Bani Israel secara rinci:
Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya ada petunjuk dan cahaya yang menerangi, yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang berserah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkn mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, tetapi takutlah kepada-Ku, dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. []إنا أنزلنا التوراة فيها هدىً ونورٌ يحكم بها النبيون الذين أسلموا للذين هادوا والربانيون والأخبار بمااستخفظوا من كتاب الله وكانوا عليه شهداء ، فلا تخشواالناس واخشون ولا تشتروا بآياتى ثمنا قليلا ومن لم يحكم بما أنزل الله فأولئك هم الكافرون (Qur'an, 5: 44) ]
Dengan mempertimbangkan semua ayat-ayat ini, baik yang berbicara kepada atau tentang Bani Israel, Yahudi, atau ahli Kitab, menjadi jelas bahwa celaan dan kutukan itu bukan kepada Yahudi sebagai orang tetapi hanya kepada mereka yang tidak menyembah Tuhan dan tidak menunaikan janji mereka dengan-Nya. Jadi, kalau Yahudi mengakui Muhammad sebagai rasul dan al-Qur?an sebagai Kitab Allah, mesti mengikuti Taurat. Berlaku sebaliknya berarti mengingkari al-Qur?an. Al-Qur?an juga memberi obat penawar yang jelas bagi fanatisme dan intoleransi agama:
Ada sekitar 60 ayat dalam al-Qur?an yang berbicara secara langsung mengenai atau terhadap Yahudi. Dua pertiga di antaranya itu menggunakan istilah ?Bani Israel? (Anak-anak Israel), lainnya menggunakan istilah ?Yahudi? atau ?mereka yang diberi petunjuk.? Selain ayat-ayat yang secara khusus berbicara tentang Yahudi, al-Qur?an juga bicara tentang Ahli Kitab dan ?mereka yang diberi Kitab.? Ayat-ayat ini secara umum dipahami sebagai merujuk kepada Kristen dan Yahudi, yaitu mereka yang menerima kitab suci sebelum al-Qur?an. Al-Qur?an juga menyebut Taurat belasan kali, serta Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud. Selain berbagai macam ayat yang berbicara kepada atau tentang Yahudi, surat ke-17 al-Qur?an diberi judul ?Bani Israel.?.?
Untuk lebih memahami gambaran al-Qur?an tentang Yahudi, adalah penting mengerti gambaran al-Qur?an tentang agama itu sendiri. Agama yang benar, menurut al-Qur?an, adalah tunduk kepada Tuhan (arti harfiah islam dalam bahasa Arab). Siapa saja yang tunduk kepada Tuhan, dalam definisi harfiah ini, adalah muslim. Jadi, islam, dalam makna generic atau arti harfiahnya adalah agama semua nabi dan rasul sejak Nuh hingga Ibrahim, Musa, Yesus, dan Muhammad (lihat Quran 10:71-72, 84; 2:128-131; 5:110-111). Jadi ada perbedaan antara istilah muslim sebagai makna generic yang merujuk kepada seseorang yang tunduk kepada Allah, dengan kata benda Muslim, yang merujuk kepada para pengikut agama yang dibawa Muhammad pada abad ketujuh. Apakah seseorang perlu menjadi Muslim untuk menjadi muslim? Haruskah seorang Yahudi yang mengakui Muhammad sebagai Rasul dan al-Qur?an sebagai kitab suci beralih memeluk Islam? Jawaban yang mungkin muncul dari sudut pandang al-Qur?an sendiri adalah: tidak.
Semua nabi sebelum Muhammad, menurut al-Qur?an, adalah muslim, begitu juga mereka yang mengimani dan mengikuti mereka. Bani Israel menikmati kedudukan yang istimewa, ?Wahai Bani Israel, ingatlah akan nikmat yang Aku berikan kepadamu, dan Aku meninggikan kamu di antara semua makhluk.? [يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُوا نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَنِّي فَضَّلْتُكُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ] (Qur'an, 2: 47; 2: 122)]. Al-Qur?an membicarakan nikmat dan perjanjian Tuhan dengan Bani Israel secara rinci:
Hai Bani Israel, sesungguhnya Kami telah menyelamatkan kamu dari musuh-musuhmu dan membuat perjanjian dengan kamu di sebelah kanan gunung itu, dan kami telah menurunkan kepadamu madu dan burung puyuh. [يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ قَدْ أَنْجَيْنَاكُمْ مِنْ عَدُوِّكُمْ وَوَاعَدْنَاكُمْ جَانِبَ الطُّورِ الْأَيْمَنَ وَنَزَّلْنَا عَلَيْكُمُ الْمَنَّ وَالسَّلْوَى] (Qur?an, 20: 80)Kedudukan istimewa mereka serta perjanjiannya dengan Tuhan memberi tanggung jawab yang besar kepada Bani Israel: tanggung jawab untuk memikul perjanjian dan mematuhi hukum serta petunjuk yang telah diberikan Tuhan kepada mereka. Lalu, apa kritik al-Qur?an terhadap Yahudi? Petunjuk atas persoalan ini muncul di akhir ayat 2: 83, di atas: Setelah itu kamu berpaling dan menentang, kecuali sedikit saja di antara kamu: [ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِنْكُمْ وَأَنْتُمْ مُعْرِضُونَ ]. Sebagaimana al-Qur?an menjelaskan secara rinci nikmat dan perjanjian dengan Bani Israel, al-Qur?an juga membicarakan pelanggaran-pelanggaran terhadap perjanjian tersebut.
Sesungguhnya telah Kami berikan kepada Bani Israel Kitab dan kebijakan serta kenabian, dan Kami berikan kepada mereka rizki-rizki yang baik dan Kami lebihkan mereka atas bangsa-bangsa yang lain. [وَلَقَدْ آتَيْنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ الْكِتَابَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ] (Qur?an, 45: 16)
Kami telah mengambil perjanjian dengan Bani Israel: ?Jangan menyembah selain Allah, berbuat baik kepada orang tua, kerabat, anak yatim, orang-orang miskin. Ucapkanlah kata-kata yang baik kepada orang lain. Dirikan salat dan tunaikan zakat. Tapi kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu selalu berpaling. [وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ لَا تَعْبُدُونَ إِلَّا اللَّهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًا وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِنْكُمْ وَأَنْتُمْ مُعْرِضُونَ] (Qur?an, 2: 83)
Musa telah datang kepadamu membawa bukti-bukti, kemudian kamu jadikan anak sapi sebagai sesembahan setelah kepergiannnya, dan kamu kembali berpaling. [وَلَقَدْ جَاءَكُمْ مُوسَى بِالْبَيِّنَاتِ ثُمَّ اتَّخَذْتُمُ الْعِجْلَ مِنْ بَعْدِهِ وَأَنْتُمْ ظَالِمُونَ] (Qur'an, 2: 92).Adalah dalam konteks yang sama bahwa Quran menggunakan istilah kera dan babi dalam ayat 5: 60, meskipun di ayat itu tidak disebutkan merujuk kepada Yahudi. Inilah ayat 5: 60 selengkapnya:
Kami mengambil janji dari kamu, bahwa kamu tidak akan saling menumpahkan darah, dan kamu tidak akan mengusir sebagian kamu dari kampung halamanmu. Kemudian kamu setuju dan bersaksi. Tetapi kamu kemudian saling membunuh dan mengusir sebagian yang lain dari kampung halamannya, kamu saling membantu dengan yang lain dengan membuat dosa dan permusuhan; tetapi jika mereka datang kepadamu sebagai tahanan kamu tebus mereka, padahal mengusir mereka adalah terlarang bagimu. Apakah kamu beriman kepada sebagian isi Kitab dan ingkar atas sebagian yang lain? وإذ أخذنا ميثاقكم لا تسفكون دمآئكم ولا تخرجون أنفسكم من دياركم ثم أقررتم وأنتم تشهدون. ثم أنتم هؤلآء تقتلون وتخرجون فريقا منكم من ديارهم تظاهرون عليهم بالإثم والعدوان وإن يأتوكم أسارى تفادوهم وهو محرم عليكم إخراجهم أفتؤمنون ببعض الكتاب وتكفرون ببعض (Qur'an, 2: 84-85).
Kamu telah mengetahui orang-orang yang melanggar pada hari Shabbat, maka kami berfirman kepada mereka: ?Jadilah kamu kera yang hina." [وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ الَّذِينَ اعْتَدَوْا مِنْكُمْ فِي السَّبْتِ فَقُلْنَا لَهُمْ كُونُوا قِرَدَةً خَاسِئِينَ] (Qur'an, 2: 65).
Katakanlah: ?Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya (dari orang-orang fasik) di sisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, dan di antara mereka ada yang dijadikan kera dan babi dan orang-orang yang menyembah thagut. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus." [قُلْ هَلْ أُنَبِّئُكُمْ بِشَرٍّ مِنْ ذَلِكَ مَثُوبَةً عِنْدَ اللَّهِ مَنْ لَعَنَهُ اللَّهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ وَجَعَلَ مِنْهُمُ الْقِرَدَةَ وَالْخَنَازِيرَ وَعَبَدَ الطَّاغُوتَ أُولَئِكَ شَرٌّ مَكَانًا وَأَضَلُّ عَنْ سَوَاءِ السَّبِيلِ]Beberapa orang beranggapan bahwa ayat di atas merujuk secara khusus kepada Yahudi. Padahal kalau dibaca konteksnya anggapan semacam itu sangat tidak tepat. Ini jelas terbaca dalam ayat 5: 57-58.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadikan pemimpinmu orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi Kitab sebelummu atau orang-orang yang kafir. Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu benar-benar orang yang beriman. Dan apabila kamu menyeru mereka untuk mengerjakan salat, mereka menjadikannya buah ejekan dan permainan. Yang demikian itu adalah karena mereka itu orang yang tidak mengerti. [يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَوَاتَّقُوا اللَّهَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ .و إِذَا نَادَيْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ اتَّخَذُوهَا هُزُوًا وَلَعِبًا ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَعْقِلُونَ]Persoalan yang dibicarakan dalam ayat-ayat di atas adalah mengenai mereka yang mengolok-olok agama, entah mereka yang menerima kitab suci sebelumnya atau pun mereka yang tidak mempercayainya. Tentu saja, Yahudi adalah kelompok yang menerima kitab suci sebelumnya. Ini yang menjadi dasar pernyataan bahwa ayat 5: 60 itu merujuk kepada mereka. Namun, tidak ada dasar Qurannya untuk menyatakan bahwa ayat itu secara eksklusif merujuk kepada Yahudi. Penekanan dalam persoalan ini bukanlah agama, atau bahkan bukan, mereka yang Tuhan marahi sehingga Dia kutuk menjadi kera, babi, dan pelayan-pelayan kejahatan. Penekanannya adalah pada tindakan yang membuat mereka harus menerima hukuman dari Tuhan?mengolok-olok agama bagi mereka yang percaya kepada Tuhan dan kitab suci yang tidak para pengolok itu terima. Banyak di antara para pengolok itu adalah mereka yang menerima kitab suci terdahulu.
Katakanlah, hai Ahli KItab, apakah kamu memandang kami salah hanya lantaran kamu beriman kepada Allah, dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan sebelumnya, sedang kebanyakan di antara kamu benar-benar orang-orang yang fasik. " [قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ هَلْ تَنْقِمُونَ مِنَّا إِلَّا أَنْ آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلُ وَأَنَّ أَكْثَرَكُمْ فَاسِقُونَ] (Qur'an, 5: 59)Tetapi apakah ini berarti mereka semua yang menerima kitab suci sebelumnya? Ayat-ayat lain menunjukkan dengan jelas bahwa ternyata tidak demikian.
Mereka itu tidak sama; di antara ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari sedangkan mereka juga bersujud atau sembahyang. Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang ma?ruf dan mencegah dari yang munkar, dan bersegera mengerjakan berbagai kebajikan. Mereka itu termasuk orang-orang yang saleh. Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan maka tidak akan ditolak Allah. Allah mahatahu pada orang-orang yang bertakwa. [لَيْسُوا سَوَاءً مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ أُمَّةٌ قَائِمَةٌ يَتْلُونَ آيَاتِ اللَّهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَأُولَئِكَ مِنَ الصَّالِحِينَ وَمَا يَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَلَنْ يُكْفَرُوهُ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالْمُتَّقِينَ (Qur'an, 3: 113-115) ] .Ayat-ayat di atas dengan jelas memperluas janji Tuhan kepada semua yang beriman dan berbuat baik, terlepas mereka itu mengimani al-Qur?an maupun tidak. Mereka yang dicela dalam al-Qur?an adalah mereka yang gagal memenuhi janji dengan Tuhan. Al-Qur?an sama sekali tidak menyuruh Yahudi untuk meninggalkan Taurat dan memilih al-Qur?an. Malah sebaliknya. Al-Qur?an berulang kali menyatakan bahwa ia datang untuk membenarkan kitab-kitab suci sebelumnya, bukan menggantikannya. Memang, al-Qur?an mencela Yahudi Medinah karena mereka datang kepada Muhammad untuk membuat keputusan padahal mereka memiliki Taurat
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, Yahudi, Sabiin, dan Nasrani, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian, dan beramal saleh, maka tidak ada kekhawatiran pada mereka, dan tidak pula mereka bersedih hati. [إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالصَّابِئُونَ وَالنَّصَارَى مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ (Qur'an, 5: 69).]
Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang di dalamnya ada hukum Allah kemudian mereka berpaling sesudah itu dari putusanmu, dan mereka sungguh-sungguh bukan orang yang beriman. [وَكَيْفَ يُحَكِّمُونَكَ وَعِنْدَهُمُ التَّوْرَاةُ فِيهَا حُكْمُ اللَّهِ ثُمَّ يَتَوَلَّوْنَ مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ وَمَا أُولَئِكَ بِالْمُؤْمِنِينَ ] (Qur'an, 5: 43)Ayat berikut ini lebih lanjut menekankan pentingnya Taurat, dan kenyataan bahwa mereka yang mengikutinya tunduk kepada Tuhan.
Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya ada petunjuk dan cahaya yang menerangi, yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang berserah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkn mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, tetapi takutlah kepada-Ku, dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. []إنا أنزلنا التوراة فيها هدىً ونورٌ يحكم بها النبيون الذين أسلموا للذين هادوا والربانيون والأخبار بمااستخفظوا من كتاب الله وكانوا عليه شهداء ، فلا تخشواالناس واخشون ولا تشتروا بآياتى ثمنا قليلا ومن لم يحكم بما أنزل الله فأولئك هم الكافرون (Qur'an, 5: 44) ]
Dengan mempertimbangkan semua ayat-ayat ini, baik yang berbicara kepada atau tentang Bani Israel, Yahudi, atau ahli Kitab, menjadi jelas bahwa celaan dan kutukan itu bukan kepada Yahudi sebagai orang tetapi hanya kepada mereka yang tidak menyembah Tuhan dan tidak menunaikan janji mereka dengan-Nya. Jadi, kalau Yahudi mengakui Muhammad sebagai rasul dan al-Qur?an sebagai Kitab Allah, mesti mengikuti Taurat. Berlaku sebaliknya berarti mengingkari al-Qur?an. Al-Qur?an juga memberi obat penawar yang jelas bagi fanatisme dan intoleransi agama:
Dan kami telah turunkan kepadamu al-Qur?an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya yaitu kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain; maka putuskanlah perkara menurut apa yang Allah turunkan, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah dating kepadamu. Bagi tiap-tiap umat di antara kamu, kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat saja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap apa yang diberikannya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah lah kamu semua kembali, lalu diberitahukannya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu. [وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ ] (Qur'an 5:48)Mari kita baca kata-kata al-Qur?an ini dengan hati-hati dan buka pikiran serta hati kita untuk menerima bahwa Tuhan telah memberi kita berbagai tradisi dan kebiasaan yang berbeda yang dengannya kita menyembah Dia, karena itu kita bisa mulai berlomba satu sama lain dalam melakukan amal baik demi Tuhan dan untuk kebaikan kita juga.
Diterjehmahkan oleh LibForAll Foundation.
LibForAll Foundation adalah sebuah institusi
yang berusaha mewujudkan dunia yang damai
LibForAll Foundation adalah sebuah institusi
yang berusaha mewujudkan dunia yang damai
Jumat, 12 September 2014
Nostalgia BEETLEBORGS
Ada yang tau BEETLEBORGS?
----------------------------
BEETLEBORGS Big Bad Beetleborgs ( yang nantinya menjadi beetleborgs Metallix) adalah salah satu sinetron televise America yang diproduksi oleh Saban Entertaiment yang ditayangkan dalam dua season di Fox Kids (chanel tv) antara 7 september, 1996 dan 2 maret,1998. Dan kembali ditayangkan di UPN Kids selama 1998-1999. Pada tanggal 7 mei, 2010 hak cipta untuk seri film beetleborgs dipindahkan dari BVS International ke SCG Power Rangers.
SEASON 1 big bad beetleborg
Dimulai dari sebuah kota fiksi, Chartville, tiga anak, Drew (Wesley Barker), Jo (Shannon Chandler #1/Brittany Konarzewski #2), dan Roland (Herbie Baez), terpaksa memasuki sebuah rumah angker setelah menerima tantangan dari si kaya Van dan Trip. Misteri rumah itupun terungkap, ketika anak-anak tiba-tiba berbenturan dengan hantu tengkorak, dan karena itu mereka membebaskan Hantu badut yang bernama Flabber (Billy Forester). Diapun berjanji akan menjadi teman, dan karena mereka telah membebaskannya , diapun memberikan satu permintaan kepada anak-anak. josh Merekapun meminta agar menjadi pahlawan super di komik mereka, Big Bad Beetleborgs. Namun , hal ini juga membawa musuh-musuh jahat beetleborgs kedunia, Para Magnavore, yang di pimpin oleh Evil Vixor, yang mebawa monster-monster dari komik untuk melawan Beetleborgs. Ibu Roland Dan ayahnya memiliki toko komik bersama Nenek Roland, Nano. Pada enam chapter, Vexor membuat Beetleborgs-nya sendiri, Shadow borg, yang ditugaskan untuk melawan beetleborgs dan dengan singkat dia dapat mengambil kekuatan beetleborgs. Merekapun( beetleborgs) harus memanggil whitebeetleborg, Josh, dan setelah Shadowborg musnah, Josh kehilangan kekuatannya. Beetleborgs pun(drew, jo, roland) berniat menemui pengarang komik “Big Bad Beetleborgs” , Atr Fortunes selama enam chapter cerita ini untuk memintanya menciptakan White Blaster Beetleborg dan Mega Blue Beetleborg. white blaster beetleborgs
Pada dua episode akhir untuk season pertama, para Magnavore mencuri gambar monster baru dari tempat kerja Art Fortune, yang dinamakan Nukus. Mereka membawa monster itu ke dunia untuk memperoleh bantuannya dalam menghancurkan Beetleborgs. Nukus menjadi asisten mereka denagn membuat rencana untuk menyerang dan menghancurkan kota dan membuat Borgslayer, hibrida dari semua monster-monster magnavore, tanpa diketauhi para magnavore, Nukus sebenarnya telah merencanakan sesuatu untuk menyingkirkan mereka(Magnavores). Nukus membereritahu Van Dan Trip(yang melarikan diri saat terjadi serangan borgslayer ke perumahan nasional ayah mereka) bagaimana cara menghancurkan Borgslayer dan meminta mereka memberitahukan cara itu kepada beetleborgs. Akhirnya mereka berhasil menghancurkan borgslayer, dan menyebabkan semua magnavore tersedot dan kembali ke komik.
Di akhir episode untuk season pertama(dan ini adalah episode pertama season kedua), Nukus menantang anak-anak (beetleborgs) untuk sebuah pertrungan terakhir dan meskipun art telah memperingatkan mereka bahwa Nukus terlalu kuat, mereka ( beetleborgs) tetap menghadapinya. Nukuspun segera memusnahkan Beetleborgs dan menghancurkan semua peralatan, senjata, dan kekuatan mereka.
SEASON 2 beetleborg metallix
Even-even tadi langsung mengarah ke season kedua , BEETLEBORGS METALLIX. Disini, para crustaceans telah memperbaharui magnavore dan menjadi musuh baru beetleborgs. Nukus juga telah menemukan penciptanya yang sebenarnya adalah saudara Art Fortunes yang dipenjara, Les Fortunes. Nkus pun membantu Les kabur dari penjara. Dan sekarang gentian Les yang melayani Nukus dengan membuat monster-monster baru untuknya. Art pun merespon apa yang dilakukan adiknya , diapun membuat kekuatan baru, alat-alat baru, dan juga senjata baru, yang dimana flabber akan membawa senjata-sejata itu kedunia lagi untuk anak-anak(drew, jo, roland). Dan mereka menamai diri mereka sendiri dengan Beetleborgs metallix. Dan nantinya mereka akan dibantu oleh astralborgs, empat beetleborgs yang dibuat Art dan Les saat kecil ketika mereka berkerja bersama untuk menciptakan sebuah komik, The lost comic(komik yang hilang). nukus
Nukus membangun kelompok jahatnya sendiri, yang bernama Crustaceans. Dia , Nukus, nantinya akan mengajak lebih banyak pengikut dari TheLostComic yang ada dan diformasikan Mantrons. Nukus dan Vilor akhirnya bisa menciptakan MegaForm (formasi Mega). Untuk menangani ini beetleborgs pun diperbaharui dengan diberi RoboBorg, yang dimana jika digabungkan dan difusikan dengan kekuatan metallix dan kekuatan asli mereka akan menciptakan mega spectra Beetleborgs. MegaForm milik vilorpun tidak bertahan lama dan berubah seperti biasa lagi . Namun nukus tetap mempertahankan perubahannya yang baru.
Seri-seri ini menyimpulkan bahwa Beetleborgs mendapati musuhnya Boron menjadi teman, melucuti senjata terkuat Nukus, dan Les Fortunes membuat keputusan akan kembali dengan sukarela ke penjara Chartville, lalu menghilangkan kemampuan Nukus untuk membuat monster-monster baru tanpa ada yang tahu cara mengembalikan crustacean kedalam dunia komik. Akhirnya Beetleborgs pun tertinggal didunia bersama pertarungan akhir yang belum terselesaikan dengan semua musuh-musuh mereka yang tersisa. dah ya......bye, bye..!
Rabu, 11 Juni 2014
Living a happy life is the best revenge!
Sangat wajar sekali apabila ada seseorang atau sesuatu menyakiti
Anda, reaksi otomatis yang keluar dari diri kita adalah perasaan marah
dan keinginan untuk membalas.
Bayangkan saat kaki Anda terantuk meja dan Anda merasakan nyeri yang luar biasa. Apakah reaksi Anda adalah mengumpat dan menendang meja tersebut dengan penuh kemarahan? Tindakan menendang meja ketika kaki Anda terantuk adalah perbuatan bodoh yang tidak masuk akal. Karena bukan saja meja tersebut bisa rusak karena Anda tendang, tapi kaki Anda pun dapat terluka dan menjadi lebih sakit lagi.
Menendang meja yang “menyakiti Anda” jelas tidak akan menyembuhkan kaki Anda.
Nah, sama halnya dengan putus cinta. Balas dendam pada mantan kekasih yang telah menyakiti Anda sama sekali tidak akan menyembuhkan Anda dan malah akan membuat Anda semakin sakit…
Ketika Anda putus cinta dan patah hati, Anda mengalami perasaan kerugian emosional. Istilahnya, Anda mengalami defisit emosi. Itu sebabnya Anda merasa malas untuk melakukan apapun juga, dan sama sekali tidak tertarik untuk berhubungan dengan siapapun juga. Emosi Anda telah terkuras habis.
Memikirkan balas dendam, atau bahkan sampai benar-benar melakukan balas dendam dengan berbagai cara, seperti membuatnya cemburu, mengadukannya pada orang tuanya, dsb, jelas membutuhkan modal emosi yang sangat besar. Setelah Anda mengalami defisit dan kerugian, apakah Anda yakin masih ingin terus menghambur-hamburkan emosi Anda? Emosi Anda SUDAH PASTI akan mengalami kerugian yang lebih besar.
Ketika Anda memikirkan untuk membalas dendam, itu berarti Anda sedang memikirkan dia. Itu artinya Anda tidak bisa melupakannya. Berarti dia memiliki kendali penuh atas diri Anda. Itu tanda bahwa fokus hidup Anda adalah dirinya. Itu juga adalah tanda bahwa Anda tidak bisa menerima kenyataan. Padahal Anda tahu bahwa untuk melupakannya dan menyembuhkan diri Anda, untuk bangkit berdiri dan meraih kebahagiaan kembali, hal pertama yang harus dilakukan adalah MENERIMA KENYATAAN.
Hanya ada satu cara untuk balas dendam pada mantan Anda: fokuskan sisa emosi dan energi untuk diri Anda sendiri. Perbaiki dan tingkatkan penampilan Anda, makan yang baik dan olahraga yang teratur, bila perlu Anda dapat pergi ke gym dan membentuk tubuh Anda menjadi lebih seksi. Lakukan segala hal yang dapat membuat Anda bahagia.
Percaya saya, Anda akan merasa sangat puas ketika saat itu tiba. Dan
jika mantan Anda ternyata tak terlihat menyesal, Anda tidak rugi apa-apa
karena Anda sudah menjadi orang yang lebih baik, tanpa bantuan dirinya
sedikit pun! Anda sudah membuktikan bahwa Anda tidak perlu siapa-siapa untuk jadi lebih baik!
Tapi ingat, lakukan semua itu hanya untuk diri Anda sendiri. Apabila Anda melakukan itu dengan motivasi balas dendam maka semuanya akan menjadi sia-sia saja karena itu sama saja Anda masih belum bisa melupakannya. Dan itu berarti Anda harus kembali lagi membaca artikel ini dari paragraf pertama!
Selamat balas dendam!
Bayangkan saat kaki Anda terantuk meja dan Anda merasakan nyeri yang luar biasa. Apakah reaksi Anda adalah mengumpat dan menendang meja tersebut dengan penuh kemarahan? Tindakan menendang meja ketika kaki Anda terantuk adalah perbuatan bodoh yang tidak masuk akal. Karena bukan saja meja tersebut bisa rusak karena Anda tendang, tapi kaki Anda pun dapat terluka dan menjadi lebih sakit lagi.
Menendang meja yang “menyakiti Anda” jelas tidak akan menyembuhkan kaki Anda.
Nah, sama halnya dengan putus cinta. Balas dendam pada mantan kekasih yang telah menyakiti Anda sama sekali tidak akan menyembuhkan Anda dan malah akan membuat Anda semakin sakit…
Ketika Anda putus cinta dan patah hati, Anda mengalami perasaan kerugian emosional. Istilahnya, Anda mengalami defisit emosi. Itu sebabnya Anda merasa malas untuk melakukan apapun juga, dan sama sekali tidak tertarik untuk berhubungan dengan siapapun juga. Emosi Anda telah terkuras habis.
Memikirkan balas dendam, atau bahkan sampai benar-benar melakukan balas dendam dengan berbagai cara, seperti membuatnya cemburu, mengadukannya pada orang tuanya, dsb, jelas membutuhkan modal emosi yang sangat besar. Setelah Anda mengalami defisit dan kerugian, apakah Anda yakin masih ingin terus menghambur-hamburkan emosi Anda? Emosi Anda SUDAH PASTI akan mengalami kerugian yang lebih besar.
Ketika Anda memikirkan untuk membalas dendam, itu berarti Anda sedang memikirkan dia. Itu artinya Anda tidak bisa melupakannya. Berarti dia memiliki kendali penuh atas diri Anda. Itu tanda bahwa fokus hidup Anda adalah dirinya. Itu juga adalah tanda bahwa Anda tidak bisa menerima kenyataan. Padahal Anda tahu bahwa untuk melupakannya dan menyembuhkan diri Anda, untuk bangkit berdiri dan meraih kebahagiaan kembali, hal pertama yang harus dilakukan adalah MENERIMA KENYATAAN.
Hanya ada satu cara untuk balas dendam pada mantan Anda: fokuskan sisa emosi dan energi untuk diri Anda sendiri. Perbaiki dan tingkatkan penampilan Anda, makan yang baik dan olahraga yang teratur, bila perlu Anda dapat pergi ke gym dan membentuk tubuh Anda menjadi lebih seksi. Lakukan segala hal yang dapat membuat Anda bahagia.
Apabila suatu saat mantan kekasih Anda bertemu dan melihat Anda, maka
ia akan tercengang dan kaget melihat Anda yang jauh lebih menarik
dibanding sebelumnya. Ia akan melihat dan sadar betapa bahagianya hidup Anda tanpa dirinya. Ia akan melihat bahwa tanpa dirinya, Anda malah jadi lebih baik!
Itu akan menggoyangkan emosi dan psikologisnya. Dia mungkin akan merasa
menyesal telah meninggalkan seseorang yang hebat seperti Anda dan dia
jelas akan berpikir: Apakah kehilangan dirinya sama sekali tidak
berpengaruh apa-apa pada Anda? Apakah itu berarti Anda tidak pernah
benar-benar mencintainya?
Tapi ingat, lakukan semua itu hanya untuk diri Anda sendiri. Apabila Anda melakukan itu dengan motivasi balas dendam maka semuanya akan menjadi sia-sia saja karena itu sama saja Anda masih belum bisa melupakannya. Dan itu berarti Anda harus kembali lagi membaca artikel ini dari paragraf pertama!
Selamat balas dendam!
Langganan:
Komentar (Atom)

